Jika dilihat dari segi umur, mayoritas dari 10 wanita terkaya tersebut memiliki jenjang umur yang masih cukup muda dan memiliki prospek yang baik di masa depan. Dari 10 wanita tersebut memiliki bidang bisnis yang berbeda-beda mulai dari bisnis properti sampai dengan di bidang bisnis.
"Ratu" Properti Urutan Pertama
Di urutan pertama sebagai wanita terkaya ditempati oleh Wu Yajun. CEO dari perusahaan kontraktor real estate, Longfor Properties ini tercatat memiliki kekayaan sebanyak 3,9 miliar dollar. Dengan dasar keilmuan sebagai insinyur ia memulai karirnya di salah satu perusahaan proeprti yang bernama Qianwei Meter Factory selama tahun
Sedangkan di peringkat kedua sebagai wanita terkaya diduduki oleh Xiu Li Hawken yang juga merupakan warga negara Inggris. Xiu Li kini menjabat sebagai CEO dari Renhe Commercial Holdings yang baru setahun listing di bursa Hong Kong. Berbeda dengan Wu Yajun, lulusan sarjana dari Heilongjiang University tahun 1986 ini lebih memprioritaskan kepada pembangunan supermarket dan tempat perbelanjaan di China. Total kekayaan yang dimilikinya berdasarkan survey Forbes ialah sebesar 2,4 miliar dollar.
Selanjutnya, wanita berumur 40 tahun yang bernama Chu Lam Yiu yang memiliki kekayaan mencapai 2,1 miliar dollar. Berbeda dengan 2 wanita sebelumnya yang sukses di bidang properti, Chu Lam Yiu merupakan CEO dari perusahaan tembakau di China yang bernama Huabao International. Disamping sebagai peracik tembakau, perusahaan ini juga membawahi
Posisi berikutnya di peringkat keempat ditempati oleh wanita muda dan cantik bernama Zhang Xin yang memiliki kekayaan senilai 2 miliar dollar. ia merupakan pendiri sekaligus CEO dari perusahaan properti, Pan Shiyi. Bersama suaminya ia telah mulai membangun perusahaannya
Ditengah maraknya pengusaha-pengusaha wanita yang bergerak di sektor properti, di peringkat 10 terdapat satu wanita yang berprofesi sebagai pengusaha di bidang kesehatan. Lei Jufang, wanita sekaligus CEO dari perusahaan Tibet Cheezheng Tibetan Medicine, sebuah perusahaan yang memasok kebutuhan medis bagi rakyat Tibet. Ia sendiri memiliki pengusaan saham sebesar 81% di perusahaannya tersebut. Total kekayaan yang dimilikinya yang disinyalir oleh Forbes senilai 1,1 miliar dollar.
Sumber : Berita Ekonomi

0 comments:
Post a Comment