Monday, April 5, 2010

Selebritis Hollywood dengan Pengaruh Terbesar Bagi Dunia

Kaum selebritis seperti kita ketahui saat ini bukanlah hanya sebagai pemeran atau seseorang yang hanya berkelut didunia hiburan. Dengan pendapatan yang tinggi dan juga nama besarnya, seorang selebritis dapat menciptakan sebuah produk yaitu dirinya sendiri untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dan juga semakin membuktikan dirinya cukup dapat memberikan pengaruh bagi dunia.

Situs bisnis terkemuka dunia, Forbes pada hari ini merilis hasil survey dari 1000 selebritis dunia dan menarik keputusan bagi 10 selebritis Hollywood yang paling berpengaruh bukan hanya bagi bisnis hiburan tapi juga keseluruhan aspek baik ekonomi maupun sosial. Kesepuluh selebritis tersebut terdiri dari berbagai artis di berbagai bidang hiburan mulai dari penyanyi sampai dengan sutradara film. Pada survey tersebut, Forbes memberikan ukuran pengaruh dalam bentuk persentase sebagai besaran seberapa besar tingkat pengaruh bagi para penikmat sebuah acara atau karya yang dihasilkan oleh selebritis tersebut.

Oprah Winfrey Selebritis Paling Berpengaruh

Bagi banyak orang nama Oprah Winfrey telah menjelma sebagai ikon didalam dunia talkshow komunikatif. Dengan show regulernya yang bertitel Oprah Show telah mengalami kesuksesan sampai akhirnya memberikan inspirasi bagi banyak orang di dunia. Dengan talkshow yang diusung dan juga dibawakan langsung oleh Oprah ini membuktikan bahwa dengan sebuah acara yang ada di TV dapat membuahkan banyak hal positif.

Dengan semakin luasnya cakupan penonton dari talkshow dan juga perluasan sektor-sektor bisnis mulai dari terbitnya siaran radio, majalah dan penjualan buku mengenai Oprah maka Forbes memberikan porsi tertinggi didalam surveynya. Oprah Winfrey tercatat memiliki peluang mempengaruhi penonton sebesar 55%. Dengan tingginya tingkat pengaruh tersebut Oprah layal dijuluki sebagai Ratu Talkshow saat ini.

Diurutan kedua sebagai selebritis paling berpengaruh ditempati oleh sutradara paling dikenal saat ini yaitu Steven Spielberg. Bagi Anda penikmat film nama ini dapat dengan mudah diketahui. Dengan film-film hasil karyanya seperti ET, Jurassic Park, Schindler's List dan Saving Private Ryan Spielberg telah menjadi salah satu sutradara termahal di dunia. Menurut Forbes, kadar pengaruh yang diberikan oleh Spielberg sebesar 53%.

Sedangkan ditempat ketiga ditempati oleh Dr Mehmet Oz. Seorang dokter spesialis kardio dan gizi ini patut berterimakasih dengan Oprah Winfrey dimana kesuksesannya saat ini berkat diterimanya dirinya menjadi salah satu pembicara langsung di rubrik kesehatan di acara Oprah Show. Setelah itu dirinya semakin dikenal dan berhasil membuat talkshow sendiri yang dinamai The Dr. Oz Show. Menurut Forbes, Oz telah mempengaruhi penontonnya sebesar 47%.

"CEO of Hip Hop" Masuk List

Russell Simmons, mungkin nama ini kurang begitu mendunia bagi semua kalangan. Namun berkat usaha dan bisnisnya ia telah berhasil mengorbitkan beberapa artis hip hop ternama seperti Jay Z dan dan P Diddy. Berkat usahanya tersebut kalangan musik menjulukinya sebagai CEO Hip Hop. Berkat perusahaan rekamannya yaitu Def Jam Recordings, ia telah membuka salah satu "kerajaan" bisnis terbesar di industri musik AS. Turunan dari bisnisnya tersebut ia telah memproduksi pakian, serial TV, film dan majalah mengenai bisnisnya. Forbes memberikan nilai 40% atas pengaruh yang telah diberikannya.

Sumber : taksido.bertopeng@yahoo.co.id / http://vibiznews. com/business. php?id=548&sub=business
READ MORE - Selebritis Hollywood dengan Pengaruh Terbesar Bagi Dunia

Setelah Google, Kini Hacker China Serang Yahoomail

Krisis keuangan yang santer terjadi di Amerika Serikat dan Eropa telah membuat para investor berusha untuk mencari negara-negara yang lebih aman untuk melakukan investasi (01/04). Kawasan Timur Tengah yang mendulang kekayaan dari boom minyak mentah di pertengahan tahun 2008 lalu merupakan kawasan tujuan yang masih menyimpan potensi yang luar biasa. Timur Tengah merupakan kawasan yang memiliki pertumbuhan generasi muda yang paling besar di seluruh dunia sehingga merupakan surga untuk mencari tenaga kerja.

Meskipun untuk saat ini negara-negara Barat masih mendominasi 10 tempat teratas dari laopran daya saing WEF, akan tetapi nyatanya 13 negara Timur Tengah terus membukukan trend bullish dalam pekembangan ekonomi selama beberapa tahun belakangan. Lalu negara mana sajakah yang patut diacungi jempol sebagai pesaing baru negara-negara kaya di barat?

Qatar
Negara yang dipimpin oleh Sultan Amir Hamad bin Khalifa al-Thani sejak tahun 1995 ini menempati posisi ke-22 dalah Global Competitiveness Index (GCI). Posisi ini merupakan yang paling tinggi di antara negara-negara Timur Tengah lainnya. Meskipun sultan saat ini memperoleh kekuasaan melalui kudeta berdarah terhadap ayah kandungnya sendiri ternyata kepemimpinannya mampu menjadikan Qatar sebagai salah satu negara yang diakui oleh dunia.

Negara kaya minyak ini memiliki populasi sebesar 900,000 jiwa dengan tingka pendapatan per kapita sebesar 93,204 dolar AS. diperoleh data dari The World Factbook CIA bahwa jumlah penanaman modal asing langsung di Qatar mencapai angka 6.7 miliar dolar. Meskipun memiliki daya saing paling tinggi di Timur Tengah, akan tetapi masih ada hambatan untuk para pebisnis yang ingin mendirikan bisnis di negara ini. Hambatan yang paling umum terjadi adalah ketatnya peraturan mengenai tenaga kerja di negara ini.

Uni Emirat Arab
Uni Emirat Arab (disingkat UEA) adalah sebuah negara persatuan dari tujuh emirat yang kaya akan minyak bumi. Tujuh emirat ini adalah: Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah dan Umm al-Qaiwain. Negara ini merupakan negara yang menempati posisi ke-23 dalam daftar GCI, yang menjadikannya sebagai negara Timur Tengah kedua yang memiliki daya saing paling tinggi.

Dengan jumlah populasi sebesar 4.5 juta jiwa, negara ini memiliki potensi pasar dan tenaga kerja yang lebih besar dari Qatar. Akan tetapi kesulitan akses terhadap pembiayaan telah menempatkan negara yang berbentuk federasi ini satu tingkat di bawah Qatar. Meskipun demikian negara ini tetap memiliki potensi bisni yang besar dengan tingkat pendapatan perkapita masyarakat yang mencapai 54,606.5 dolar AS.

Israel
Perang melawan Palestina dan kecaman dari berbagai negara mengenai arogansi Israel ternyata tidak menyebabkan negara ini dipandang negatif dari segi bisnis. Terbukti bahwa dalam GCI terbaru negara yang berbatasan dengan musuh abadinya ini berada dalam urutan ke-27 dan menempatkannya sebagai negara yang memiliki daya saling paling tinggi ketiga di Timur Tengah.

Negara dengan total populasi sebesar 7 juta jiwa ini merupakan negara parlemen yang memiliki presiden dan perdana menteri. Dengan pendapatan perkapita sebesar 28,365 dolar AS dan penanaman modal asing langsung sebesar 9.64 miliar dolar AS, negara ini memang sangat menggiurkan bagi para investor.

Arab Saudi
Arab Saudi memang negara yang paling identik dengan kawasan Timur Tengah. Negara yang merupakan latar dari kisah 1001 malam ini adalah negara penghasil minyak mentah terbesar di dunia. Arab Saudi adalah sebuah kerajaan yang memiliki raja sekaligus perdana menteri Abdallah bin Abd al-Aziz Al Saud. Arab Saudi merupakan negara ke-28 dalam daftar negara yang paling beradaya saing di dunia, dan berada di posisi keempat di Timur Tengah.

Dengan jumlah populasi sebesar 25.3 juta orang dan pendapatan perkapita sebesar 19,345 dolar AS, negara ini menjadi salah satu primadona tujuan investasi yang baru. Tingkat investasi asing langsung di negara ini tercatat sebesar 4.63 miliar dolar. Meskipun demikian tampaknya para pebisnis yang ingin mendirikan bisnis di negara ini harus mampu menghadapi kondisi peraturan mengenai tenaga kerja yang cukup ketat.

Sumber : taksido.bertopeng@yahoo.co.id / http://vibiznews. com/business. php?id=569&sub=business
READ MORE - Setelah Google, Kini Hacker China Serang Yahoomail

Negara-negara Tercanggih di Dunia; Dominasi Negara Asal Skandinavia

Perkembangan dunia teknologi pada saat ini kian mengalami perkembangan yang amat pesat. Teknologi kini bukan lagi merupakan kebutuhan sekunder yang diperlukan pada beberapa bidang saja, namun secara keseluruhan teknologi telah berperan dalam hidup kita sehari-hari. Setiap negara kini berlomba-lomba dalam menyuguhkan kemampuan teknologi dalam memberikan setiap pelayan publik kepada masyarakatnya.

Maka dari itu, situs bisnis terkemuka, Forbes pada hari ini merangkum hasil survey terhadap 10 negara yang dinilai memiliki teknologi canggih di setiap bidang. dalam penghitungan survey yang dilakukan oleh Forbes tersebut didasari oleh 6 faktor pendukung, antara lain besaran modal riset, perlindungan hak intelektual, tingkat pendidikan, kemampuan ilmuwan, penyebaran penggunaan internet dan besaran pajak konsumen atau warga negara.

Swedia, Negara Tercanggih

Di urutan pertama sebagai negara tercanggih versi Forbes ditempati oleh Swedia. Salah satu negara di kawasan Skandinavia ini membuktikan bahwa teknologi dapat memajukan negaranya. Beberapa faktor yang membuat Swedia memiliki teknologi canggih ialah tingginya jumlah besaran pajak. Tak mengherankan bahwa dengan jumlah penduduk yang hanya berkisar 9,3 juta tingkat pajak individu yang diberlakukan cukup besar.

Selain itu, yang patut dikedepankan ialah tingginya tingkat pendidikan rata-rata penduduk di Swedia. Sebanyak 90% penduduk di Swedia minimal telah menempuh pendidikan SLTA, sedangkan biaya pendidikan didominasi oleh pemerintah yang diperoleh dari pendapatan pajak negara.

Di posisi kedua ditempati oleh negara tetangga kita yaitu Singapura. Sebuah prestasi yang mengejutkan yang diperoleh oleh negara pelabuhan ini menyusul Singapura berhasil mengalahkan negara-negara yang relatif lebih maju. Keberadaan negara Singapura di urutan nomor 2 sebagai negara berteknologi tercanggi didasari oleh oleh majunya infrastruktur yang menyangkut jaringan internet.

Bahkan jaringan internet yang dimiliki oleh Singapura lebih tinggi dibandingkan dengan Swedia diurutan pertama. Fasilitas internet memang menjadi nilai lebih dari Singapura mengingat wilayah topografi negara tersebut yang tidak besar sehingga dapat dengan mudah memiliki infrastruktur jaringan internet yang mudah untuk dijangkau.

Amerika Serikat pada survey Forbes ini berada di urutan ke 5. Kondisi AS terbilang cukup komplit dalam memenuhi faktor-faktor pendukung untuk dapat dikatakan sebagai negara yang memiliki teknologi canggih. Tercukupinya infrastruktur jaringan internet dan majunya tingkat pendidikan menjadi nilaih lebih dari negara ini, meskipun dari segi sektor pajak AS jauh tertinggal dibandingkan dengan Swedia.

Sedangkan di perkingkat terakhir atau di peringkat 10 diduduki oleh Norwegia. Negara yang hanya berpenduduk sebanyak 4,8 juta jiwa ini berhasil menutup prestasi negara-negara kawasan Skandinavia yang masuk didalam 10 besar negara dengan teknologi canggih. Setelah Swedia diurutan pertama, Denmark di urutan 4 dan Finlandia diurutan ke 6.

Karakteristik yang dimiliki oleh Norwegia sebetulnya sama dengan negara-negara lainnya di wilayah Skandinavia. Faktor utama yang ditonjolkan masih soal besaran pajak yang dibebankan kepada penduduk. Selain itu juga mengenai majunya sektor pendidikan yang dimana seluruh biaya pendidikan umum dibiayai oleh negara. Yang membedakan Norwegia dengan negara-negara Skandinavia lainnya ialah lebih besarnya jumlah ilmuwan yang dihasilkan.

Sumber : taksido.bertopeng@yahoo.co.id / http://vibiznews. com/business. php?id=566&sub=business
READ MORE - Negara-negara Tercanggih di Dunia; Dominasi Negara Asal Skandinavia

Kumpulan Orang-orang Terkaya di Taiwan

Kondisi pemulihan ekonomi negara-negara Asia rupanya kian lama kian kencang dengan dimotori oleh China sebagai negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi di Asia maupun di dunia. Imbas dari hal tersebut secara langsung dirasakan bagi negara-negara tertangga. Dengan meningkatnya volume bisnis maka secara linier juga akan meningkatnya pendapatan para pebisnis termasuk orang-orang kaya di negara tersebut. Situs bisnis terkemuka, Forbes, pada hari ini (2/4) merilis hasil survey terhadap 40 orang terkaya di Taiwan.

Survey yang dilakukan oleh Forbes tersebut dilakukan sejak awal tahun 2010 ini dan menghasilkan deretan orang kaya yang berasal dari sektor bisnis yang berbeda-beda, mulai dari sektor properti sampai dengan tambang. Berikut ini beberapa orang kaya yang masuk didalam urutan 10 besar dan patut dijadikan masukan bagi kita.

Terry Gou masih Orang Terkaya

Diurutan pertama sebagai orang terkaya di Taiwan pada tahun ini masih dipegang oleh pengusaha elektronik yang bernama Terry Gou. Gou sejak tahun lalu mengukuhkan sebagai orang terkaya dan juga pengusaha non sektor finansial dan properti yang dapat melawan dominasi pengusaha-pengusaha di sektor tersebut. CEO dari Hon Hai Precision Industry, salah satu perusahaan manufaktur elektronik yang bergerak dibidang perakitan terhadap beberapa produk elektronik ternama dunia seperti yang berasal dari merek Apple, Nintendo dan Nokia.

Kekayaan yang dimiliki oleh pria berumur 59 tahun ini ialah sebesar 5,9 miliar dollar. Kekayaannya diprediksi akan semakin bertambah seiring awal tahun ini perusahaannya berhasil mengakuisisi salah satu perusahaan elektronik di Taiwan yang bernama Chi Mei Optoelectronics.

Diurutan berikutnya ditempati oleh Tsai Bersaudara. Kiprah Tsai Bersaudara didalam perekonomian taiwan sejak lama cukup mendapat porsi yang istimewa. Tsai Bersaudara terdiri dari 3 bersaudara kakak beradik yang kini dinasti Tsai dilanjutkan oleh sang adik terakhir, Tsai Wan. Tsai Wan kini merupakan CEO dari Cathay Holdings, bukan hanya CEO dirinya juga memegang 30% saham dari perusahaan yang bergerak di sektor finansial tersebut. Total kekayaan Tsai Wan yang berhasil disurvey oleh Forbes senilai 5,8 miliar dollar.

Pada posisi ketiga, pengusaha yang terkenal yang bergerak di bidang kuliner. Namanya ialah Tsai Eng-Meng, pria berumur 53 tahun yang memiliki kekayaan sebesar 4,9 miliar dollar hasil dari menjabat sebagai CEO perusahaan biskuit yang bernama Want Want. Di Taiwan maupun di China, merek biskuit tersebut cukup terkenal dan menghantarkan Want Want menjadi penguasa pasar dengan porsi mencapai 48% pada tahun lalu. Eng-Meng sejak tahun lalu juga telah melebarkan ekspansi bisnisnya dengan membuat produk baru berupa jus segar yang dikemas didalam botol dengan merek yang sama.

Kini, pengusaha sketor proeprti pun ikut turut bagian di dalam 10 besar orang terkaya di Taiwan. Di posisi ketujuh ditempati oleh Lin Yu-lin. Pengusaha properti tersukses dan paling berpengalaman ini telah membuktikan bahwa dengan umurnya yang telah mencapai 74 tahun, dirinya masih cuup kuat menggeluti sektor bisnis yang memiliki persaiangan yang ketat.

Kini ia masih menjabat sebagai CEO dari Hong Tai Group yang bergerak bukan hanya di sektor properti namun juga di bidang finansial melalui anak perusahaannya, Capital Securities. Total kekayaan yang dimilikinya mencapai 2,7 miliar hkd.

Sumber : taksido.bertopeng@yahoo.co.id/Berita Ekonomi
READ MORE - Kumpulan Orang-orang Terkaya di Taiwan

Hilary Duff Ketagihan Belanja Online


Demam tren belanja secara online rupanya juga melanda Hilary Duff. Aktris dan penyanyi berusia 24 tahun ini mengaku keranjingan belanja online di internet, terutama busana rancangan para desainer ternama.

"Saya ketagihan belanja online, sampai-sampai, saya hampir tidak pernah keluar rumah untuk beli pakaian dan aksesoris. Situs belanja favorit saya Net-A-Porter, di sana banyak barang bagus dan menarik, susah untuk tidak membelinya," tutur Hilary seperti dilansir Femalefirst.

Kini, kegemarannya belanja online menjadi kebiasaan, begitu melihat ada barang baru yang disukainya, bintang film "Lizzie MaGuire" ini langsung tergoda membeli. Salah satu item yang sudah dia incar adalah sepasang sepatu platform wedges dengan sol ekstra tinggi.

"Nyaman dan membuat tubuh nampak sangat tinggi, dua hal paling penting saat membeli sepatu," ujar Hilary.

Selain sepatu, Hilary juga ingin menambah koleksi pakaiannya dengan celana pendek berkilau dan syal tebal.

"Celana pendek dengan hiasan sequin dan syal tebal bervolume adalah dua benda yang ingin saya beli musim semi ini. Saya memang lemah untuk urusan menahan hasrat belanja," ungkapnya.

Sumber : Hidup Gaya
READ MORE - Hilary Duff Ketagihan Belanja Online
 
Website Statistics preapproved mortgage